1. Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
2. Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
3. Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
4. Saat kau menyukai seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
5. Saat kau menyayangi seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
6. Saat kau mencintai seseorang dan berada disisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
7.SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
8. SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
9.CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama. "
10. SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
11. SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
12.CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
13. Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
14. Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
15. Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."
16. Pada saat kau suka padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
17. Pada saat kau sayang padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
18. Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
19. SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
20. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
21. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.
22. SUKA adalah hal yang menuntut.
23. SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
24. CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
Showing posts with label Campur aduk. Show all posts
Showing posts with label Campur aduk. Show all posts
Sunday, October 16, 2011
Friday, October 14, 2011
Pemenang Vs Pecundang
Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah
Pemenang selalu punya program
Pecundang selalu punya kambing hitam
Pemenang selalu berkata,”Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda”
Pecundang selalu berkata,” Itu bukan pekerjaan saya.”
Pemenang selalu melihat jawaban dalam setiap masalah
Pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban
Pemenang selalu berkata,”Itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa.”
Pecundang selalu berkata,” Itu mungkin bisa, tapi sulit.”
Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata,”saya salah.”
Saat pecundang melakukan kesalahan dia berkata,” itu bukan salah saya”
Pemenang membuat komitmen-komitmen
Pecundang membuat janji-janji
Pemenang punya impian-impian
Pecundang punya tipu muslihat
Pemenang berkata,” saya harus melakukan sesuatu.”
Pecundang berkata,”Harus ada yang dilakukan.”
Pemenang adalah bagian dari tim
Pecundang melepaskan diri dari tim
Pemenang melihat keuntungan
Pecundang melihat kesusahan
Pemenang percaya pada menang-menang (win-win)
Pecundang percaya, mereka harus menang orang lain harus kalah.
Pemenang melihat potensi
Pecundang melihat yang sudah lewat
Pemenang seperti thermostat- alat pengatur/pengimbang panas
Pecundang seperti thermometer
Pemenang memilih apa yang mereka katakan
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih
Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata-kata lembut
Pecundang menggunakan argumentasi lunak tapi dengan kata-kata yang keras
Pemenang berpegang teguh pada nilai-nilai, tapi bersedia berkompromi pada hal-hal remeh
Pecundang berkeras pada hal-hal remeh tapi mengkompromikan nilai-nilai
Pemenang menganut filosofi empati, “Jangan berbuat kepada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat kepada Anda”
Pecundang menganut filosofi,” Lakukan kepada orang lain sebelum mereka melakukannya kepada Anda”
Pemenang membuat sesuatu terjadi
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi
Dari “Kata-kata motivasi dosis tinggi” karangan William Tanuwidjaja
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah
Pemenang selalu punya program
Pecundang selalu punya kambing hitam
Pemenang selalu berkata,”Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda”
Pecundang selalu berkata,” Itu bukan pekerjaan saya.”
Pemenang selalu melihat jawaban dalam setiap masalah
Pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban
Pemenang selalu berkata,”Itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa.”
Pecundang selalu berkata,” Itu mungkin bisa, tapi sulit.”
Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata,”saya salah.”
Saat pecundang melakukan kesalahan dia berkata,” itu bukan salah saya”
Pemenang membuat komitmen-komitmen
Pecundang membuat janji-janji
Pemenang punya impian-impian
Pecundang punya tipu muslihat
Pemenang berkata,” saya harus melakukan sesuatu.”
Pecundang berkata,”Harus ada yang dilakukan.”
Pemenang adalah bagian dari tim
Pecundang melepaskan diri dari tim
Pemenang melihat keuntungan
Pecundang melihat kesusahan
Pemenang percaya pada menang-menang (win-win)
Pecundang percaya, mereka harus menang orang lain harus kalah.
Pemenang melihat potensi
Pecundang melihat yang sudah lewat
Pemenang seperti thermostat- alat pengatur/pengimbang panas
Pecundang seperti thermometer
Pemenang memilih apa yang mereka katakan
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih
Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata-kata lembut
Pecundang menggunakan argumentasi lunak tapi dengan kata-kata yang keras
Pemenang berpegang teguh pada nilai-nilai, tapi bersedia berkompromi pada hal-hal remeh
Pecundang berkeras pada hal-hal remeh tapi mengkompromikan nilai-nilai
Pemenang menganut filosofi empati, “Jangan berbuat kepada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat kepada Anda”
Pecundang menganut filosofi,” Lakukan kepada orang lain sebelum mereka melakukannya kepada Anda”
Pemenang membuat sesuatu terjadi
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi
Dari “Kata-kata motivasi dosis tinggi” karangan William Tanuwidjaja
Monday, August 22, 2011
Belajar Mencintai Kekurangan Pasangan
Manusia diciptakan oleh Tuhan adalah mahluk yang sempurna. Dibalik kesempurnaannya tercampur antara kekurangan juga kelebihan.
------------------------------------------------------------------------------------------
Pun didalam kehidupan dalam setiap pasangan, baik sesama pacar, atau pun suami dan istri. Di mata pasangan, kamu memiliki banyak sekali kekurangan dan tentunya banyak sekali kelebihan, pun sebaliknya.
Sebagai pasangan dalam hal saling mencintai tidak hanya sekedar menerima kelebihan tetapi juga harus bisa dan wajib bisa menerima kekurangan yang dimiliki pasangan.
Dengan kehebatan bisa menerima kekurangan pasangan maka hubungan keharmonisan untuk saling mengerti, saling memahami, saling mencintai, kamu akan mengerti apa yang dinamai dengan bahagia.
Aku mencintaimu bukan karena kelebihanmu, tetapi bagaimana aku mencintai kekuranganmu.
Menerima kekurangan seseorang itu akan sangat lebih sulit apabila dibandingkan dengan menerima kelebihan seseorang.
Sebelum kamu membandingkan kekurangan pasangan kamu dengan orang lain, kenali terlebih dahulu Kekurangan pada diri kamu sendiri
Bukan hanya pasangan kamu yang memiliki kekurangan tetapi diri kamu sendiri pun memiliki kekurangan. Oleh sebabnya sebelum menilai kekurangan orang lain, lihatlah kekurangan yang ada pada diri sendiri.
Mungkin kekurangan yang kamu miliki lebih sangat kurang dari pasangan kamu. Jika sadar akan kekurangan kamu sendiri, pelajarilah kekurangan itu untuk tidak membandingkan kekurangan pasangan kamu dengan orang lain yang bisa saja mengacu retaknya suatu hubungan. Percayalah apabila kamu bisa mengenali kekurangan kamu, kamu akan segera bisa menerima kekurangan pasangan kamu.
Manusia pasti punya kelebihan dan Lihatlah Kelebihannya
------------------------------------------------
Ketika kamu sedang galau sedang pasangan kamu, jangan selalu melihat kekurangan yang dimiliki pasangan kamu, lihatlah kelebihan-kelebihan yang ia miliki. Jika sudah mulai ingat kekurangannya, coba ingat kelebihan yang dimilikinya.
Semisalnya, pasangan kamu selalu saja ngaret dan lelet klo janjian dengan kamu. Tapi pasangan kamu selalu memberikan kejutan romantis untuk kamu. Nah dari kekurangan ini, kamu dapat berpikir “mungkin saja dia sedang menyelesaikan kejutannya untukku”. Dengan begitu rasa kesal akan berkurang dan kekurangan yang dimilikinya dapat tertutupi dengan kelebihannya. Rightt?
Jadikan kekurangan pasangan kamu menjadi sesuatu yang variasi dalam kehidupan cinta kamu.
---------------------------------------------------------------------------------
Jika dijalankan sulit memang untuk menerima kekurangan pasangan, tetapi untuk mencapai hubungan yang harmonis dan langgeng ini wajib dilakukan. Jadikan kekurangan pasangan kamu itu sebagai variasi didalam kehidupan yang menyenangkan.
Misalnya, pasangan kamu termasuk orang yang sangat-sangat malas untuk menjaga kebersihan (JOROK). Pakaian kotor ada dimana-mana, abu rokok berantakan, kasurnya dekil dan lebih extreme bantal tidurnya bau setengah mati, ketika piring kotor pun malas mencuci.
Nah variasinya bisa saja kamu mengomelinya atau mungkin memberikan hadiah jika dia mau menjaga kebersihan rumah. Coba bayangkan, jika kamu dan pasangan termasuk pasangan yang perfeksionis, apa jadinya? Tentu tidak akan terasa warna-warni kehidupan yang dinamai cinta. Karena pada dasarnya, pasangan itu ada untuk saling melengkapi. Saat yang satu memiliki kekurangan maka yang lainnya akan menutupnya dengan kelebihan yang dimilikinya.
Lagi-lagi untuk menerima kekurangan pasangan itu memang benar sulit adanya. Pada dasarnya adalah banyak-banyak bersabar (Pepetah orangtua)
Dalam menerima kekurangan pasangan, bersabar memang harus dilakukan. Karena untuk menerima kekurangannya itu butuh waktu juga proses yang mungkin saja bisa memakan waktu yang lama. Maka lakukanlah dengan ikhlas dan penuh kesabaran, walau pepatah bilang kesabaran ada batasnya
Saling menerima apa adanya, seperti liriknya dmasiv “Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik”
Tumbuhkan rasa dan benih cinta itu saban hari dan biarkan bersemi tanpa musim. Jika cinta semakin tumbuh, maka kekurangan yang dimiliki pasangan pun akan diterima dengan sendirinya. Karena cinta akan menerima apa adanya.
Dikutip dari :
http://terimakasihibu.blogspot.com/2011/05/mencintai-kekurangan-pasangan.html
Sunday, August 7, 2011
Bahasa Indonesia & Korea
Bahasa Indonesia: Apa Kabar?
Bahasa Korea: Anyong Aseo?
Bahasa Indonesia: Sampai Jumpa
Bahasa Korea: Anyong
Bahasa Indonesia: Tidak Punya Sopan Santun
Bahasa Korea: Moo Nyong
Bahasa Indonesia: Tidak Lurus
Bahasa Korea: Mencong
Bahasa Indonesia: Belanja
Bahasa Korea: Boo Rong
Bahasa Indonesia: Tidak Punya Uang
Bahasa Korea: Noo Doong
Bahasa Indonesia: Mencuri
Bahasa Korea: Nyoo Long
Bahasa Indonesia: Saringan Botol
Bahasa Korea: Choo Roong
Bahasa Indonesia: Kendaraan Berkuda
Bahasa Korea: Ahn Dhong
Bahasa Indonesia: Menang Undian
Bahasa Korea: Bae Gee Dhong
Bahasa Indonesia: Mobil Mogok
Bahasa Korea: Dhoo Rong Dhong
Bahasa Indonesia: Sifat Wanita
Bahasa Korea: Cho Rie Gaa
Bahasa Indonesia: Ditilang Polisi
Bahasa Korea: Dee Soo Gook
Bahasa Indonesia: Cium Aku
Bahasa Korea: Soon Dhong Yang
Bahasa Indonesia: Pengadilan
Bahasa Korea: Park Hae Kim
Bahasa Indonesia: Maling Tertangkap
Bahasa Korea: Ahm Poon Park
Bahasa Indonesia: Jadi Pahlawan
Bahasa Korea: Seok Jaa Goo
Bahasa Korea: Anyong Aseo?
Bahasa Indonesia: Sampai Jumpa
Bahasa Korea: Anyong
Bahasa Indonesia: Tidak Punya Sopan Santun
Bahasa Korea: Moo Nyong
Bahasa Indonesia: Tidak Lurus
Bahasa Korea: Mencong
Bahasa Indonesia: Belanja
Bahasa Korea: Boo Rong
Bahasa Indonesia: Tidak Punya Uang
Bahasa Korea: Noo Doong
Bahasa Indonesia: Mencuri
Bahasa Korea: Nyoo Long
Bahasa Indonesia: Saringan Botol
Bahasa Korea: Choo Roong
Bahasa Indonesia: Kendaraan Berkuda
Bahasa Korea: Ahn Dhong
Bahasa Indonesia: Menang Undian
Bahasa Korea: Bae Gee Dhong
Bahasa Indonesia: Mobil Mogok
Bahasa Korea: Dhoo Rong Dhong
Bahasa Indonesia: Sifat Wanita
Bahasa Korea: Cho Rie Gaa
Bahasa Indonesia: Ditilang Polisi
Bahasa Korea: Dee Soo Gook
Bahasa Indonesia: Cium Aku
Bahasa Korea: Soon Dhong Yang
Bahasa Indonesia: Pengadilan
Bahasa Korea: Park Hae Kim
Bahasa Indonesia: Maling Tertangkap
Bahasa Korea: Ahm Poon Park
Bahasa Indonesia: Jadi Pahlawan
Bahasa Korea: Seok Jaa Goo
Subscribe to:
Posts (Atom)
